|
Inilah Caleg Pilihan Ummat |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 03 April 2009 |
Beberapa waktu lalu Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa yang intinya menghimbau dengan sangat kepada kaum Muslimin agar ikut dalam pemilu dan tidak golput. Fatwa itu dikeluarkan setelah mencermati berbagai kekuatan sekuler yang ingin memberi warna lain dalam kehiduapan berbangsa bernegara di negeri yang mayoritas Muslim ini. Maka edisi kali ini al-Balagh merasa perlu turut serta menyeru kaum Muslimin agar mereka ikut dalam pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden sebagai salah satu bentuk peran mengubah nasib bangsa. Berikut ini kriteria caleg yang layak untuk dipilih oleh ummat. Tujuannya, agar aspirasi ummat bisa terwujud, setidak-tidaknya bisa meminimalisir mudharat yang lahir dari produk undang-undang yang tidak islami. Pertama, Dikenal Banyaknya baliho wajah caleg yang mejeng di pinggir-pinggir jalan bukan ukuran utama sang caleg dikenal. Itu semua cuma langkah awal perkenalan. Yang dimaksud dikenal di sini berarti sang caleg dikenal luas dimasyarakat akan keshalehan dan kebaikan-kebaikannya. Salah satunya, seorang caleg dikenal masyarakat karena kepandaiannya, kecendekiaannya, ketegasannya, keteladanannya di tengah ummat atau kedermawanannya, serta memiliki kepekaan terhadap masalah rakyat baik ada pemilu atau tidak ada pemilu. Dengan modal keshalehan inilah kita memberi kepercayaan pada caleg tersebut sebagai penyampai aspirasi ummat pejuang maslahat ummat di ranah parlemen.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 03 April 2009 |
|
Jika dulu, para sahabat Radhiyallahu 'Anhu sangat takut untuk dipilih menjadi seorang pemimpin, maka sekarang, ada banyak orang berlomba-lomba menjadi pemimpin. Semua mengaku terbaik! Benar sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam ketika beliau menyampaikan hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah. ] إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُونَ عَلَى الْإِمَارَةِ وَإِنَّهَا سَتَكُونُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ [ "Sesungguhnya kalian nanti akan sangat berambisi terhadap kepemimpinan, padahal kelak di hari kiamat ia akan menjadi penyesalan.” (HR. Al-Bukhari). Memilih pemimpin bukanlah perkara sepele, sebab kandidat yang terpilih itulah yang akan membawa label pemimpin rakyat untuk membuat dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang menentukan nasib jutaan jiwa umat. Suka tidak suka, kandidat yang terpilih itulah yang kemudian akan menorehkan tinta sejarah di negeri ini. Meskipun torehan itu masih tanda tanya besar, apakah akan menjadi tinta emas yang senantiasa dikenang atau tinta hitam yang senantiasa diratapi. Mampukah ia menjadi pemimpin sejati, atau justru menjadi pemimpin yang menghianati amanat rakyat. Pemimpin merupakan lambang kekuatan, keutuhan, kedisiplinan dan persatuan. Namun harus kita sadari juga bahwa pemimpin bukanlah hanya sekadar lambang. Karena itu, ia memerlukan kompetensi, kelayakan dan aktivitas yang prima untuk memimpin bawahannya.
|
|
Selengkapnya...
|
|
PENJELASAN DEWAN SYARI'AH WAHDAH ISLAMIYAH TENTANG PEMILIHAN UMUM |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Thursday, 26 March 2009 |
|
Dewan Syariah Wahdah Islamiyah dengan berpedoman pada: 1. Firman Allah Ta’ala pada Qs. Ali Imran (03): 110 { كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ } “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah” 2. Firman Allah Ta’ala pada Qs. Hud (11): 117 { وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ } “Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan” 3. Hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.: عَنْ أَبِى سعيد الخدري t قال سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ » Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘Anhu. berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. bersabda: Siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran hendaknya ia cegah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan mulutnya, jika tidak mampu maka dengan hatinya dan itulah selemah-lemahnya iman. HR. Muslim (no. 186)
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 17 March 2009 |
|
Berislam merupakan tanggung jawab. Dan tidak ada tanggung jawab yang tanpa konsekuensi. Ketika kita menyatakan diri sebagai muslim, ada banyak tanggung jawab yang mesti kita pikul, dan dibalik tanggung jawab itu tersimpan banyak konsekuensi yang akan menguji kebenaran Islam di dalam hati kita. Kita harus banyak bersyukur dengan keislaman kita, yaitu bersyukur dengan melakukan banyak amalan. Sedikit orasi namun banyak aksi. Kita pun harus merasa bangga dengan keislaman yang ada pada diri kita karena betapapun banyak dan hebatnya prestasi hidup kita di dunia ini, tidak ada yang lebih pantas untuk kita banggakan kecuali karena kita adalah seorang muslim. Jika kita sadari, maka semua kenikmatan yang telah kita rasakan tidak ada nilainya dibanding dengan nikmat Islam. Menjadi seorang muslim tidaklah semua orang bisa meraihnya. Hanyak orang-orang yang dicurahkan rahmat dan hidayah dari Allah saja yang bisa merasakan prestasi gemilang menjadi seorang muslim.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pasukan Irak ‘Siap Ditinggalkan AS’ |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Saturday, 14 March 2009 |
|
BAGHDAD (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengatakan pasukannya akan siap menjamin keamanan di Irak ketika AS menarik mundur pasukannya. "Jika tiba saatnya nanti pasukan perang AS ditarik mundur, saya yakin pasukan Irak akan mampu mengambil alih situasi," ujar Maliki di Canberra setelah melakukan pembicaraan dagang dan keamanan dengan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd.
"Meskipun dengan operasi mengerikannya mereka telah memperluas wilayahnya dan menyebabkan jatuhnya banyak korban, al Qaeda, para ekstrimis dan teroris di Irak telah kehilangan kemampuan mereka untuk bertarung dan mengalahkan pasukan keamanan Irak," tuturnya dengan penuh percaya diri.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 43 - 51 dari 118 |