Kalender Hijriyah

Rabiul Awal
24
Rabu
1431 HIJRAH
Loading Loading...

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Komentar

Sementara Online

Saat ini ada 16 tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini41
mod_vvisit_counterKemarin95
mod_vvisit_counterPekan ini216
mod_vvisit_counterBulan ini730
mod_vvisit_counterAll44954

Visitor Map

Mutiara Hikmah

إِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا

“Apabila dibacakan ayat-ayat Ar-Rahman (Dzat Yang Maha Pemurah) kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan sujud dan menangis.” (Maryam: 58) (Mawa’izh lil Imam Sufyan Ats-Tsauri, hal. 132-133)

مَنِ ابْتَغَى الْعِلْمَ لِيُبَاهِيَ بِهِ الْعُلَمَاءُ أَوْ يُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءُ أَوْ تَقْبَلُ أَفْئِدَةَ النَّاسِ إِلَيْهِ فَإِلَى النَّارِ. (رواه الحاكم، وصححه الألباني في صحيح الجامع الصغير)

“Barangsiapa yang mencari ilmu untuk mendapatkan sebutan sebagai ulama atau memperdaya orang-orang yang bodoh atau untuk memalingkan manusia kepadanya, maka atasnya api neraka.” (HR. Hakim, Syaikh Al-Albani menghasankannya dalam Shahihul Jami’ ash-Shaghir)

Pertanyaan-pertanyaan Kritis Seputar Ajaran Syiah
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 10 November 2009

 

Syiah meyakini bahwa Ali Radhiyallahu ‘Anhu adalah imam yang makshum (suci dan terjaga dari dosa). Tapi kita jumpai, ternyata beliau menikahkan puteri beliau, Ummu Kultsum, saudara perempuan sekandung Al Hasan dan al Husain dengan Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘Anhu. Ini berkonsekuensi terhadap salah satu dari dua hal bagi Syiah;

         
Pertama, Ali Radhiyallahu ‘Anhu tidak makshum karena menikahkan puterinya dengan orang kafir (menurut keyakinan mereka, yaitu Umar Radhiyallahu ‘Anhu). Ini bertentangan dengan dasar-dasar madzhab, bahkan ini berkonsekuensi bahwa para imam selain beliau tidak makshum pula.

 

Kedua, Umar bin Khatthab Radhiyallahu ‘Anhu adalah Muslim. Ali Radhiyallahu ‘Anhu menjadikannya sebagai menantu. Tapi orang-orang Syiah yang mengaku sebagai pengikut Ali  Radhiyallahu ‘Anhu justru mengafirkannya.
Ini adalah dua jawaban yang harus dipilih oleh orang-orang Syiah.

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 16 November 2009 )
Selengkapnya...
 
Kita, Ukhuwah dan Sandiwara
Ditulis Oleh Administrator   
Friday, 13 November 2009

 Oleh : Zainal Lamu (alfathonah.blogspot.com)

 

 Senyumnya tak lagi seindah dulu, saat awal aku diajak untuk menuntut ilmu. Sapaannya tak selembut dan sesering dulu, saat menutup aurat aku masih canggung dan malu, kini ketika aku terbaring sakit berkeluh tak ada pelipur yang membuat haru meski sekedar pelaru rindu. Ah, seandainya bukan karena Rabb-ku aku ingin kembali seperti dulu. Atas nama ukhuwah aku menuntut kemana ia berlalu?

Saudaraku, mungkin setiap hari kita senantiasa menyebut kata ukhuwah, menceramahkannya, menceritakan keindahan dan keutamaannya dan –mungkin- tak jarang kita bahkan terkagum-kagum dengan kisah-kisah lampau yang menggambarkan keajaiban ukhuwah yang terjalin di antara pejuang sofwah Islamiyah, menjadikan kita bersemangat untuk mengejawantahkannya dalam kehidupan sehari-hari kita baik kepada sesama penuntut ilmu dan pejuang dakwah maupun kepada orang awam sekeliling kita, terlebih kita tahu bahwa ia adalah salah satu sendi agama kita.

Tapi pernahkah kita berpikir dan merenung, seiring dengan perjalanan waktu ia kadang menguap tak terasa dan meninggalkan kesan bahwa ia hanya dibutuhkan untuk sementara, hanya untuk menarik simpati belaka.

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 13 November 2009 )
Selengkapnya...
 
Selamatkan Ka'bah
Ditulis Oleh Administrator   
Thursday, 12 November 2009
AKAN ADA PERTUMPAHAN DARAH DI KA'BAH

Seorang peneliti Saudi yang tinggal di Inggris, Aidh b. Saad Al Dausari, mengungkap tersebarnya film yang membawa ideologi Syiah. Film itu mengajak orang-orang Syiah untuk membasahi Ka'bah dengan darah jemaah haji agar "Al Mahdi Al Muntazhar" keluar dari tempat sembunyinya.

Ia memaparkan bahwa film itu bercerita tentang prakondisi munculnya Al Mahdi. Prakondisi penting itu ada dua. Yang pertama telah terjadi, ialah hancurnya Irak. Sedangkan yang kedua telah hampir terjadi. Bentuknya berupa terjadinya chaos dan kekacauan di Makkah Al Mukarramah pada musim haji. Demikian kacaunya sehingga korban berjatuhan dan tirai Ka'bah basah oleh darah jemaah haji.

Film tersebut juga menegaskan bahwa prakondisi yang kedua adalah tanda paling akhir tentang munculnya Al Mahdi. Ia keluar bersama 313 orang Syiah. Dia memimpin mereka untuk menguasai dunia.

Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 12 November 2009 )
Selengkapnya...
 
Wahdah Imbau Pemerintah Larang Syiah di Indonesia
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 10 November 2009

MAKASSAR, TRIBUN - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah (WI) mendesak kepada pemerintah untuk melarang penyebaran pemahaman Syiah di Indonesia. Ajaran itu dianggap dapat memecah belah kaum Muslimin di Indonesia.

 

Penegasan itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah usai menutup Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) DPP Wahdah Islamiyah di gedung serabaguna LAN, Antang, Makassar, Minggu (1/11) lalu.

"Kalau Syiah berkembang di Indonesia, kami yakin akan menimbulkan perpecahan di kalangan ummat Islam," kata Zaitun.

Selain Syiah, ormas yang konsen dalam kegiatan dakwah ini juga meminta pemerintah melarang ajaran Ahmadiah, Islam Jamaah, serta paham-paham yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.

Keputusan itu disampaikan Ketua Umum DPP WI Ustad Zaitun Rasmin usai penutupan Mukernas VI DPP WI. Terdapat delapan poin ketetapan mukernas yang dibacakan Zaitun.

Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 12 November 2009 )
Selengkapnya...
 
Ketika Abu Bakar As Shiddiq Dicela
Ditulis Oleh Muttaqin   
Tuesday, 10 November 2009

Dikeluarkan oleh Ahmad dan At-Thabarani dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu bahwa seorang lelaki telah mencerca Abu Bakar radhiallahu 'anhu. Yang ketika itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga sedang duduk di sana. Baginda shallallahu 'alaihi wasallam tersenyum dan keheranan melihat keadaan lelaki tersebut. ketika lelaki itu  mulai bersikap kurang ajar terhadap beliau, Abu Bakar radhiallahu 'anhu pun membalas beberapa kata lelaki tersebut. Melihat hal itu ,Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam  menjadi marah lalu bangun dan di ikuti oleh Abu Bakar radhiallahu 'anhu Abu Bakar kemudian berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : "Lelaki itu bersikap kurang ajar terhadap diriku, oleh karena itu aku membalasnya. Ketika aku mulai membalasnya, kamu justru meninggalkan kami di tempat itu".

Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 10 November 2009 )
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 15 - 23 dari 118